Saat beristirahat di sela-sela sesi latihan, kamu mungkin pernah melihat teman satu gym mencampurkan bubuk putih tanpa rasa ke dalam botol shaker. Menariknya, suplemen tersebut banyak dikonsumsi pencinta olahraga secara rutin, baik sebelum maupun setelah latihan.Bagi para penggiat kebugaran, bubuk creatine adalah senjata rahasia untuk mendongkrak performa. Namun bagi pemula, hal ini mungkin menyisakan pertanyaan baru: creatine untuk apa sebenarnya? Apakah fungsinya sekadar menambah tenaga atau ada manfaat lain yang lebih mendalam untuk otot? Daripada menebak-nebak, yuk, kita bedah fungsi nyata dari suplemen ini.
Apa Itu Creatine?
Canva – Bubuk creatine dan 1 scoop di atasnyaSebelum membahas fungsinya, mari kita kenalan dulu dengan zatnya. Secara alami, creatine adalah senyawa organik yang diproduksi tubuh dari beberapa jenis asam amino. Sebagian besar creatine disimpan di dalam otot dan digunakan sebagai sumber energi cepat ketika tubuh melakukan aktivitas fisik berintensitas tinggi. Selain diproduksi oleh hati dan ginjal, tubuh kita juga bisa mendapatkan asupan zat ini dari makanan sehari-hari seperti daging merah dan ikan. Namun, kadar dari makanan alami biasanya sangat kecil. Itulah mengapa banyak pelaku gym memilih bentuk suplemen. Yang paling populer berjenis Creatine Monohydrate, untuk memaksimalkan cadangan energi di dalam otot.
Apa Manfaat Creatine?
Canva – Seorang atlet wanita sedang minum creatine di ruang gymSebelum membahas lebih jauh, pernahkah kamu merasa kehabisan tenaga di repetisi terakhir saat sedang bench press atau squat? Atau lemah saat latihan beban, sprint, atau gerakan eksplosif lain?Di sinilah peran utama suplemen ini. Creatine membantu tubuh memproduksi kembali ATP (Adenosine Triphosphate), yaitu mata uang energi utama yang digunakan otot untuk berkontraksi. Dengan cadangan yang penuh, kamu akan memiliki dorongan tenaga ekstra untuk menyelesaikan repetisi terakhir atau bahkan menambah beban latihanmu.
Manfaat Creatine bagi Tubuh
Canva – Suplemen olahraga di samping alat-alat olahragaMemberi suntikan tenaga instan di ruang gym adalah manfaat terbesarnya. Namun, itu bukan satu-satunya fungsi creatine. Mengonsumsi creatine secara rutin ternyata membawa dampak positif yang luas, baik untuk fisik maupun kesehatan tubuh secara menyeluruh, seperti:
1. Mempercepat Pertumbuhan Otot dan Menambah Massa Otot
Bukan rahasia lagi bahwa creatine adalah suplemen yang populer dan efektif untuk menambah massa otot. Di tingkat sel, suplemen ini bekerja dengan cara mengubah banyak jalur biologis yang mengarah pada pertumbuhan jaringan otot baru. Beberapa cara lain creatine dalam mempercepat dan menambah massa otot adalah:
Meningkatkan sintesis protein khusus yang secara langsung meningkatkan ukuran dan volume serat otot
Mendongkrak kadar insulin-like growth factor 1 (IGF-1), yaitu hormon kunci yang bertugas mendorong peningkatan massa otot secara signifikan
Volumisasi sel jaringan dengan cara meningkatkan kandungan air di otot
Menekan hormon myostatin yang menghambat dan membatasi pertumbuhan otot. Dengan menekan myostatin, tubuhmu akan mendapatkan lampu hijau untuk membangun otot dengan jauh lebih cepat
2. Membantu Mengelola Penyakit Parkinson dan Melawan Gangguan Neurologis Lain
Faktor kunci dalam perkembangan beberapa penyakit neurologis adalah penurunan kadar phosphocreatine di dalam otak.[1] Karena creatine terbukti dapat meningkatkan kadar tersebut, zat ini diyakini mampu membantu mengurangi atau memperlambat perkembangan penyakit saraf.Pada kasus Parkinson, creatine terbukti mencegah hingga 90% penurunan kadar dopamin yang memicu kematian otak. Di sisi lain, uji coba pada hewan menunjukkan adanya manfaat positif creatine pada penderita penyakit Huntington. Bukan hanya itu, penelitian juga membuktikan potensi manfaat creatine dalam melawan ALS, Alzheimer, hingga stroke.[2][3][4][5]
3. Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi suplemen creatine dapat membantu menurunkan kadar gula darah.[6][7][8][9] Efek positif ini bekerja dengan cara meningkatkan fungsi glucose transporter type 4 (GLUT-4), yaitu sejenis molekul pembawa yang bertugas mengambil gula dari aliran darah untuk kemudian dialirkan langsung ke jaringan otot. Kombinasi creatine dan latihan rutin juga mampu mempercepat proses pembersihan glukosa darah.
4. Meningkatkan Fungsi dan Kesehatan Otak
Sama seperti jaringan otot, otak adalah organ aktif yang memegang peran sangat penting dan membutuhkan pasokan energi dalam jumlah besar. Ketika kamu sedang melakukan tugas-tugas kognitif yang sulit dan menguras pikiran, otak membutuhkan pasokan ATP yang signifikan secara instan dan creatine mampu menyediakannya.Bukan hanya itu, creatine memberikan perlindungan ganda untuk otak. Selain mendongkrak fungsi otak, meningkatkan daya ingat, dan memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit neurologis, creatine juga membantu mengurangi penyusutan massa serta kekuatan otot akibat faktor penuaan.
Aplikasi dan Cara Konsumsi Creatine yang Tepat
Canva – Close up atlet sedang menuang creatine ke botol shakerUntuk mendapatkan seluruh manfaat di atas, ada dua metode aplikasi konsumsi yang bisa kamu pilih sesuai kenyamanan.
1. Metode Loading Phase (Cepat)
Kamu bisa mengonsumsi 20 gram per hari. Jadi, dalam satu hari, kamu bisa membagi creatine menjadi 4 porsi dengan masing-masing 5 gram. Lakukan cara ini selama 5–7 hari pertama untuk menjenuhkan kadar di dalam otot dengan cepat. Setelah itu, cukup konsumsi 3–5 gram per hari untuk pemeliharaan (maintenance phase).
2. Metode Non-Loading (Santai)
Selain itu, kamu bisa langsung mengonsumsi 3–5 gram setiap hari secara konsisten dari hari pertama. Metode ini membutuhkan waktu sekitar 3–4 minggu untuk merasakan efek penuhnya. Namun, jauh lebih ramah untuk lambung yang sensitif.Cara minum creatine juga mudah. Cukup campurkan bubuk creatine dengan air dingin. Kunci utamanya bukanlah jam berapa kamu meminumnya, melainkan konsistensi konsumsi setiap hari, termasuk pada hari libur latihan (rest day).
Efek Samping Creatine
Canva – Seorang wanita sedang mengangkat beban dengan tangan kiriSecara umum, efek samping creatine tergolong ringan dan tidak selalu dialami setiap orang. Jadi, jika kamu mendengar bahwa konsumsi creatine dapat merusak ginjal atau memicu rambut rontok, itu semua hanya mitos! Faktanya, senyawa ini dinyatakan sangat aman untuk dikonsumsi dalam jangka panjang oleh individu yang sehat.Satu-satunya efek samping yang paling sering terjadi adalah retensi air, di mana berat badanmu mungkin akan sedikit naik karena air yang tertahan di dalam sel otot (bukan tumpukan lemak). Selama kamu mengonsumsinya sesuai dosis anjuran dan memastikan kebutuhan air minum harianmu tercukupi, creatine tergolong aman.Mengetahui creatine untuk apa membuka mata kita bahwa suplemen ini adalah investasi luar biasa, baik untuk performa fisik di gym maupun kesehatan tubuh jangka panjang.Namun, ledakan tenaga ekstra dan kekuatan yang sudah optimal di tingkat sel ini tidak akan mengubah fisikmu jika kamu tidak menantangnya dengan latihan beban yang serius. Untuk mengeksekusi latihan berat dengan aman dan nyaman, kamu membutuhkan ruang pembuktian yang tepat. Fasilitas yang lengkap, ketersediaan beban yang bervariasi, serta atmosfer latihan yang penuh dengan orang-orang dengan frekuensi positif yang sama akan membuatmu jauh lebih fokus melampaui batas kemampuanmu sebelumnya.FTL Gym adalah ekosistem ideal bagi perjalanan transformasimu. Mulai dari fasilitas alat olahraga yang lengkap dan modern hingga area latihan yang luas, semua tersedia untuk memastikan setiap gram creatine yang kamu konsumsi berubah menjadi massa otot yang nyata.Yuk, maksimalkan progresmu dan bangun fisik impian sekarang di FTL Gym!
Referensi
National Library of Medicine. Creatine and cyclocreatine attenuate MPTP neurotoxicity. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/10222117
National Library of Medicine. The Creatine Kinase/Creatine Connection to Alzheimer’s Disease. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC1510941/
National Library of Medicine. Improved reperfusion and neuroprotection by creatine in a mouse model of stroke. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/16773141/
National Library of Medicine. Additive anticonvulsant effects of creatine supplementation and physical exercise against pentylenetetrazol-induced seizures. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19393274/
National Library of Medicine. Protective effects of oral creatine supplementation on spinal cord injury in rats. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12185606/
National Library of Medicine. Muscle glycogen supercompensation is enhanced by prior creatine supplementation. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11445755/
National Library of Medicine. Effect of oral creatine supplementation on human muscle GLUT4 protein content after immobilization. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11147785/
National Library of Medicine. Effects of creatine supplementation on glucose tolerance and insulin sensitivity in sedentary healthy males undergoing aerobic training. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17396216/
National Library of Medicine. Creatine feeding increases GLUT4 expression in rat skeletal muscle. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/15494613/
Healthline. 10 Benefits of Creatine. https://www.healthline.com/nutrition/10-benefits-of-creatine
Harvard Health. What is creatine? Potential benefits and risks of this popular supplement. https://www.health.harvard.edu/exercise-and-fitness/what-is-creatine-potential-benefits-and-risks-of-this-popular-supplement
Cedars Sinai. Should You Take Creatine? https://www.cedars-sinai.org/stories-and-insights/healthy-living/should-you-take-creatine-what-to-know-before-you-supplement
Yuk, gabung dengan FTL Gym!
Dapatkan informasi terbaru seputar dunia fitness, resep sehat, dan inspirasi untuk hidup lebih aktif dengan menjadi member FTL Gym.